KABAR SATU | ACEH -- Kondisi di lapangan masih sangat memprihatinkan, 46 hari setelah bencana. Pemukiman kumuh, penyintas menunggu logistik, rumah-rumah belum dibersihkan, dan jalanan masih penuh lumpur. Gubernur Aceh memperpanjang status tanggap darurat, tapi apakah kondisi akan membaik?
Pertanyaan besar: akankah pemerintah mampu memenuhi kebutuhan rakyat? Saatnya pemerintah berpikir ulang strategi bantuan. "Ajarkan rakyat cara membuat roti, bukan memberi mereka roti setiap saat," kata seorang aktivis.
Rakyat Aceh ingin pemerintah fokus pada:
1. Beko per desa untuk membersihkan jalan dan pemukiman
3. Jembatan dan jalan selesai dalam 3 bulan agar rakyat bisa beraktivitas normal
Jika terpenuhi, negara tidak perlu lagi memikirkan sembako untuk penyintas. Rakyat bisa mandiri. Apakah pemerintah siap?
