LHOKSEUMAWE — Mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Rasyidin Harun alias Abu Sumatera, mengajak masyarakat Aceh untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi menjelang peringatan Milad GAM ke-50 yang akan diperingati pada 4 Desember 2026.
Abu Sumatera secara khusus mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, serta berbagai informasi di media sosial yang berpotensi memicu keresahan dan mengganggu situasi keamanan.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga suasana Aceh tetap aman dan kondusif. Karena itu, setiap informasi yang diterima sebaiknya diperiksa terlebih dahulu sumber dan kebenarannya sebelum dibagikan kepada orang lain.
“Mari kita jaga persatuan dan jangan mudah terprovokasi oleh informasi atau ajakan yang dapat memecah belah masyarakat. Dengan semangat damai, mari bersama membangun Aceh yang aman, maju, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Abu Sumatera.
Ia mengatakan perkembangan media sosial membuat informasi dapat menyebar dengan cepat. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu diimbangi dengan sikap kritis masyarakat agar informasi yang tidak benar tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Abu Sumatera juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga komunikasi, persatuan, dan toleransi menjelang peringatan Milad GAM ke-50.
“Dengan menjaga komunikasi dan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas, kita dapat bersama-sama mempertahankan Aceh yang aman, damai, dan harmonis,” ujarnya.
Ia berharap peringatan Milad GAM ke-50 dapat berlangsung dalam suasana aman dan tertib serta tidak dimanfaatkan oleh pihak mana pun untuk menyebarkan informasi yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
.jpeg)